Malam telah tiba, dan sialnya Laura belum juga menemukan keberadaan dari Erlend. Dia berjalan sangat jauh, kembali menyusuri pinggir hutan dan lain sebagainya, akan tetapi hasilnya nihil. Dia tidak menemukan apapun atau siapapun. Sampai pada akhirnya dia berjalan kembali menuju ke toko kelontong milik Tuan Mines. Reaksi tubuhnya sudah mulai. Ramuan sihir yang ada di dalam tubuhnya kian menipis sehingga membuat dirinya menjadi lemas. Sebagaimana saat dia masih pertama meminum ramuan tersebut, saat ini tubuh Laura bagaikan terbakar oleh sesuatu dan ini begitu menyiksanya. Dia tidak tahan lagi. Langkah kakinya pun makin melambat ketika mendekati pintu belakang toko kelontong. Suasana juga makin dingin, tapi tubuh Laura tetap saja membara. Rasanya tulang-tulang dalam tubuh itu sedang dipanas

