47

525 Words

“Laura?” panggil Sammy menunjukkan raut wajah lega bukan main. Dia bergegas mendekat. Laura lantas berdiri dan kaget. Dia tidak menyangka akan bertemu dengan Sammy secepat ini. Tapi, bukannya bahagia, dia malah ketakutan sembari melihat ke berbagai arah. Bagaimana pun, dia datang bersama sosok penyihir Arlan, bagaimana kalau penyihir itu tahu “Erlend” sedang menemuinya? “Kenapa kau ada disini?” tanyanya agak berbisik. Sammy spontan menjawab, “Aku mengkhawatirkan mu.” Dia langsung menggeleng, dan meralat, “maksudku kau ada di hutan bersama ... Pria itu, kau jangan pergi dengan pria itu, Laura ... Aku peduli karena ...” “Diamlah,” ucap Laura cepat sembari menyambar kedua telapak tangan Sammy. “Dengar, aku tidak bisa bicara panjang lebar denganmu disini, jadi lebih baik kita berada di tem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD