Aku mempercepat pernikahan bukan tanpa penyebab. Alasanku tidak ingin goyah. Tahu bagaimana sifat Pak Abi, dia sangat gigih untuk mengejar sesuatu yang sangat diinginkannya. Hati manusia kadang bisa berubah, aku tidak ingin terjadi padaku. Aku mengatakannya pada Mas Vino jika ingin mempercepat pernikahan keduaku. Mereka tidak mempermaladahkannya. Mas Vino menyarankan agar menggelar pestanya di rumahnya saja, tidak usah di hotel. Sesederhana mungkin agar tidak menarik perhatian wartawan. Ide yang bagus, aku dan Mas Bagas setuju. Hanya ingin sah di mata negara dan agama. Tidak perlu mewah dan berlebihan. Persiapan dimulai dari sekarang. Hanya keperluan ketering dan sewa baju pengantin saja. Undangan dicetak hanya untuk dua ratus orang saja. Kami semua sepekat tidak mengundang Pak Abi d

