144. Komitmen Curut Terakhir

2213 Words

Aku bergegas mandi lalu begitu rapi kamu sudah siap dengan celana jeans belel dan switer coklat. Aku pasrah menerima. Setelah aku rapi pakai baju giliran aku pilihkan kamu baju. Aku pilihkan kamu maksi panjang. Kamu menatapku. "Mau jadi ga?" tanyaku. Kamu menghela nafas pelan. "Kapan aku beli baju ini ya?" gunyammu tapi menurut juga. Mana mungkin ingat, beli baju aja, aku kok. Kamu kan malas banget sewaktu hamil si kembar. Tapi jadi membuatku punya kesempatan memilihkan bajumu sesuai standartku. Yang kamu ingat cuma makan, ngambek dan bercinta. Rapi berpakaian kita bertolak ke kafe Kendi. Selalu kita yang terakhir datang karena selalu butuh waktu berdebat soal apa pun. "Noni mau ngaji No?" ledek Obi begitu. Kamu cemberut dan aku tertawa. "Istri soleha Noni mah, ya Yang!" gurauku. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD