Zevan mengendong Gemma ke atas tempat tidur dengan tangan masih terikat. Setiap kali Gemma mengatakan akan menikah dengan pria lain, lelaki tampan itu akan bersikap nekat bahkan sedikit gila. “Apa kamu memperkosaku?” teriak Gemma memukul wajah Zevan dengan kedua tangannya. “Berteriak jika kamu mau.” “Pak Zevan. Kenapa kamu selalu memaksaku. Dasar lelaki pemaksa! Dengan kamu bersikap seperti ini itu akan membuatku semakin membencimu dan membenci semua laki-laki , kamu akan membuatku trauma lagi,” ujar Gemma masih mencoba brontak. Sebelum pulang dari amerika, ia berharap akan memulai kehidupan yang baru. Gemma juga berharap mendapatkan pasangan yang baik yang bisa diajak untuk mendapatkan putranya. Ia selalu memohon jangan bertemu dengan Zevan. Gemma berpikir antara dirinya dan Zevan ses

