Tyas memandang wajah Billy setelah mengatakan hal tersebut untuk mencari kesungguhannya, membelai wajah Billy seakan menenangkannya tanpa melepaskan gerakan bagian bawah mereka yang sedang bersatu. Billy mendapatkan serangan seperti ini tidak tahan dan semakin dalam menggerakkan miliknya yang berada di dalam milik Tyas, seakan melupakan perkataannya tadi dan fokus dengan satu tujuan yaitu mencapai kenikmatan secepatnya. Tyas tidak memberikan Billy istirahat sama sekali dengan mempercepat gerakan penyatuan mereka hingga mencapai klimaks secara bersamaan, Billy menindihi Tyas setelah mencapai klimaksnya yang langsung dipeluk erat dengan membelai punggung Billy pelan. “Sebenarnya aku dalam proses cerai dengan bantuan ibu kamu agar proses berjalan lancar.” Billy menatap Tyas mencari kesungg

