"Kenapa?" tanya Arka sambil tersenyum jail. Cherry menggeleng sambil menyembunyikan wajahnya yang memerah karena malu. "Kamu marah?" tanya Arka lagi. "Nggak." "Terus? Kenapa nggak mau liat aku?" Arka memancing Cherry. "Nggak apa-apa. Udah deh kamu diem aja," balas Cherry. Arka pun menahan tawanya, ia tau jika Cherry sedang malu sekarang, gara-gara hal yang barusan terjadi. Tiba-tiba saja Arka meringis kesakitan, ia memegang kepalanya, sambil mengesah pelan, membuat Cherry mengalihkan perhatiannya ke Arka. Seketika itu juga Cherry dibuat panik oleh Arka. "Arka?! Kamu kenapa?" Cherry panik, ia ikut meringis dan memegang kepala Arka yang dibalut perban putih itu. "Kepala aku tiba-tiba sakit!" "Hah?" Cherry bingung sendiri. "Mending kita ke Rumah Sakit aja deh, aku takut kamu kenapa-

