Filosofi Kunci

2145 Words

Edwin terjaga saat terdengar suara shalawatan dari masjid dekat rumah Anna yang merupakan pertanda sebentar lagi memasuki waktu subuh. Ia sedikit meringis saat merasakan tangan kirinya kaku. Ternyata itu disebabkan karena lengannya menjadi bantal Anna tidur. Mungkin gadis itu tidak sadar dengan posisi mereka saat ini, tapi bagi Edwin itu adalah hal yang membuatnya senang. Bahkan ia rela, sangat rela malah tiap hari lengannya menjadi sakit. Asal bisa terbangun sambil melihat wajah polos Anna sedang terlelap.  Edwin membalikkan kepalanya dan menutupi setengah wajahnya dengan bantal. Ia tersenyum sendiri seperti orang gila saat idenya itu muncul di otaknya. Edwin mengambil iPhonenya kemudian memberi sebuah kecupan di pipi Anna yang masih terpejam dan memotretnya. Aksi selanjutnya adalah me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD