"Mama, buka!" Balin mendekati Saras yang sedang mengobrol dengan Bu Ida di ruang tamu sambil memberinya sebutir kacang kulit pada wanita cantik itu. "Loh, kok Balin pegang kacang lagi?" kata Saras kaget sambil mengambil kacang itu dari tangan Balin. "Oh pasti dia ngambil di toples yang ada di dalam Nduk," kata Bu Ida, memang di kota itu ketika ada orang yang hajatan di atas karpet yang terbentang pasti ada toples-toples berisi makanan ringan untuk jamuan para tamu dan kacang kulit adalah suguhan yang sudah pasti ada. "Oh iya," jawab Saras sambil menatap ke arah ruang tengah dan memang ada satu toples kacang kulit di sana. "Balin jangan makan kacang ya, makan ini aja," kata Saras pada bocah itu sambil memberinya sepotong kue kering, Balin menganggukan kepala lalu menerima kue itu da

