"Kamu bawa apa Sayang?" tanya Danar pada sang kekasih yang keluar dari mobil sambil membawa plastik putih berisi makanan ringan yang tidak jadi Saras berikan pada Violin tadi. Mereka berdua memang belum sempat mengobrol, Saras baru keluar dari kantor polisi setelah hari begitu siang dan wanita itu langsung ke dapur rumah sakit untuk membantu di sana hingga Dia tidak punya waktu berdua dengan Danar di sana. "Ini snack yang aku beli buat Olin, tadinya mau aku kasih ke dia di sekolahan tapi ternyata aku nggak boleh masuk, kata security mbak Wina juga nyabut izin kamu buat ketemu Olin di sekolahan ataupun jemput dia," jawab Saras sembari berjalan dengan sang kekasih di sebelahnya, Danar mendelik kaget mendengar apa yang Saras katakan. "Hah beneran?" tanya Danar tidak percaya. "Ya bener

