"kok Mbah Uti sedih?" tanya Violin pada sang nenek yang sedang ia pamiti untuk berangkat liburan ke Jakarta, ini memang bukan pertama kalinya mereka berlibur ke kota itu karena hampir setiap liburan sekolah atau libur panjang pasti Violin mengajak berlibur ke sana tapi tetap saja setiap akan pergi ke sana Violin terlihat begitu bersemangat dan bergembira. "Enggak apa-apa, Mbah Uti cuma takut nanti kangen sama Olin, karena Olin liburan di Jakartanya lama," jawab Bu Ida sambil mengelus rambut panjang sang cucu dan memeluk bocah itu. "Ya udah kalau gitu mbah Uti ikut aja, Mbah Uti kan pasti kangen pengen ngerumpi sama nenek Eni dan eyang putri Sukma, iya kan," semua tertawa mendengar ledekan yang Violin berikan pada neneknya. "Mbah Uti sih pengen ikut tapi nanti kalau Mbah Uti di Jakart

