Saras masih ingat betul bagaimana pak Prasetyanto mengatakan jika wanita itu bukan lagi anaknya, dengan begitu sadar laki-laki yang telah membuat dirinya hadir ke dunia ini memutuskan hubungan dengannya, itulah yang membuat Saras lebih memilih menggunakan wali hakim sebagai wali pernikahannya. Pukul sembilan pagi adalah waktu yang ditentukan untuk pelaksanaan acara pernikahan mereka, hingga dua jam sebelumnya sang juru make up sudah datang untuk menyempurnakan kecantikan dan penampilan wanita itu. "Tante Karin, karin cantik banget, sih," kata Sishi yang baru memasuki kamar pengantin di mana Saras sedang di make up saat ini, kamar yang selama ini Danar tempati kini dihias dengan berbagai macam bunga dan dekorasi yang begitu indah. "kok Tante Sishi sama yang lainnya panggil Tante Saras T

