57

1564 Words

"Niko, sebaiknya kamu pulang. Biar om sama tante yang jagain Agus di sini," ujar Om Agustin. "Gapapa om, Niko di sini aja. Lagian kan besok juga hari minggu jadinya sekolah libur," tolak Niko. "Tapi kan kamu juga masih harus istirahat." "Gapapa om, seriusan, Niko juga ngga ngerasa capek. Jadi biarin Niko di sini yah. Niko pengen jaga Agus sampe dia siuman," mohonnya. Beliau menghela nafas mendengarnya, "Yaudah kalo emang itu mau kamu." Niko tersenyum, "Makasih om." Di lain tempat Bryan juga menghela nafasnya, setelah David memutuskan panggilan telfon mereka, dia dengan segera putar balik dan kembali ke rumah sakit. Tok ...! Tok ...! Tok ...! Terdengar suara ketukan di kaca mobilnya saat dia tengah melamun. Bryan benar-benar sedang merasa bingung dengan dirinya sendiri saat ini. D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD