55

1111 Words

"Alexa!!!" dengan cepat Niko langsung menghampiri Alexa yang sudah kehilangan kesadarannya. Darah masih terus mengalir dari telapak tangannya yang terluka. Niko yang tidak sengaja melihat itu langsung panik. Dia langsung memanggil polisi dan juga ambulan. "Alexa, bangun Alexa, maafin gue karna udah salah faham," Niko langsung memeluk Alexa dengan air mata yang bercucuran. Dia kira darah yang memenuhi wajah si preman adalah darah milik orang itu tapi ternyata dia salah dan dia benar-benar merasa bersalah saat ini kepada Alexa. "Plis Alexa, gue mohon lo bangun. Maafin gue, maaf karna udah berfikir buruk tentang lo selama ini, gue ngaku gue salah Alexa, jadi plis ayo bangun," pintanya sambil menangis tersedu-sedu. Dia benar-benar menangisi Alexa, bukan Agustin. Suasana terasa hening, y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD