Ozil 18 Rex tersenyum saat segerombol pasukan datang ke arahnya. Ada beberapa prajurit dan satu orang pemimpin di sana. Sedangkan kail, dia masih terdiam di tempat saat melihat sosok pria yang berdiri paling depan dari pasukan itu. Jumlah pasti mereka tidak tau, hanya saja lebih dari sepuluh orang berbaris di sana. "Rex...." "Ya?" "Aku ada satu permintaan untukmu." Ucap Kail sembari mencabut pedang dari punggungnya. Raut wajahnya terlihat sangat serius. Bahkan dari posisinya, Rex bisa melihat jika kail tengah menahan sebuah emosi dalam dirinya, dan entah apa itu. "Katakan." Ucap Rex pelan, dia akan mendengarkan permintaan Kail sebelum segerombolan pasukan itu datang ke hadapan mereka. "Biarkan aku yang mengurus pemimpin mereka. Kau urus yang lain." "Terserah kau saja." Rex mengelu

