Chapter 23: Akhir MPLS = akhir penderitaan, horee! Waktunya istirahat! Seperti yang sudah diumumkan oleh Imma tadi, bahwa hari ini hari terakhir MPLS jadi hari terakhir mengumpulkan tanda tangan, entah itu dari guru atau dari osis. Katanya sih yang berhasil mengumpulkan tanda tangan sebanyak-banyaknya, pas masuk sekolah bakal di kasih hadiah gitu. "Kakak minta tanda tangannya dongg," segerombolan anak lelaki menghampiri Hana, Imma dan Christ yang lagi ngobrolin soal makanan di BH alian Bundaran Hijau, jangan berpikiran ngeres kawand. Ya Christ kan anak tata boga ya, bisa kali nanti dimasakin. Hana, Imma, dan Christ saling pandang lalu tersenyum setan. Untungnya mereka udah nuker name tag mereka sama osis lain. "Coba sebutin nama lengkap kita bertiga dulu," kata Christ membe

