Look Alike

1746 Words

Nico. Aku menghempaskan tubuhku ke atas sofa rumahku setelah aku masuk ke dalam. "Gaaaah! Hidup gue nggak tenang kalo begini terus!" Seruku. Kenapa hidupku dipenuhi ketidaktenagangan seperti ini sih? Ugh! Anak co-ass itu memang menyebalkan. Bayangkan, aku ke toilet saja dia menungguiku di sana. Aku operasi, dia juga menungguiku. Bahkan sebelum aku pulang, dia menghampiri mobilku hanya untuk berkata, "Hati-hati Dok!" Aku dongkol sendiri kalau begini terus. Rumah ini sepi. Aku sendiri tidak memiliki teman untuk melampiaskan kekesalanku. Aku... Aku tidak tahu pada siapa aku harus bercerita saat ini. Farlos? Yang ada dia malah mengusulkanku untuk pacaran saja. Andre? Kalian bercanda. Andre pasti bilang kalau akh tidak mau, biarkan saja anak itu jadi miliknya. Mm... bukannya aku menyuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD