Eiffel, I'm in love

1881 Words

“Nanti malam mau pergi jam berapa?” tanya Dina pada Leon yang memainkan gedget nya di sofa depan perapian. Leon melihat ke arah Dina yang sudah duduk tepat di depannya. “Terserah.” Jawab Leon singkat. Fokusnya kembali pada gedget yang sedang dipegangnya. “Aku ingin melihat Eiffel tengah malam nanti.” Ucap Dina “Kenapa harus tengah malam?” tanya Leon sambil terus melihat ke arah gedgetnya “Karena Eiffel lebih indah di tengah malam.” Jawab Dina “Sama saja. Hanya perkara lampu-lampu. Eiffel yang dilihat tetap saja Eiffel yang sama.” Leon menghela napasnya “Kamu yang dingin sekarang dengan yang bawel tadi siang adalah orang yang sama, tapi aku lebih suka kamu yang bawel seperti tadi siang.” Ucap Dina sambil melihat ke arah Leon dengan serius Leon melihat ke arah Dina sambil mengernyitk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD