Bab 92 - SBN 3

797 Words

BN 3 – Pov Rangga Aku mengerjap. Kedua mataku terasa sangat berat untuk dibuka. Kupijit pelipis yang rasanya berdenyut nyeri. Kuedarkan pandang para sekitar kamar yang terasa asing bagiku ini. “Astaga!” Aku memekik kaget. Ternyata aku tidur dengan kondisi setengah telanjang. Hanya memakai celana selutut tanpa pakaian. Kuedarkan pandang ke sekitar, pakaianku bertebaran di mana-mana. Kucoba mengingat-ingat kenapa aku bisa berada di sini. Sore kemarin Miranti---mengajakku bertemu. Dia itu kakak kelasku dulu sewaktu SMA yang ternyata kakak sepupunya Alma Humaira---calon istriku. Dia bilang, ada pesan yang ingin disampaikannya dari Alma. Aku menyanggupinya tanpa rasa curiga. Lagipula memang kami berdua sedang dipingit dan tidak boleh saling bertemu, bahkan tidak boleh saling berkomun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD