Malam Pertama

982 Words

“Bi,” desahnya ketika lidah Akbi berhasil masuk ke dalam kain berenda dan menyapa bagian kecil yang telah mengeras. Sekuat tenaga Bee meraih ke warasannya mengingat perkataan Akbi bila Erick sedang mengintip mereka dari kamarnya. Perlahan Bee mendorong pundak suaminya, menegakkan tubuh hingga wajah Akbi bisa terlepas dari dadanya. Mata elang itu berkabut hasrat, nafas keduanya memburu merasakan panas mulai menjalar dari dalam tubuh dengan jantung yang berdetak kencang. Bee beranjak berdiri sambil menarik tangan Akbi yang juga ikut berdiri. Maksud hati ingin membawa Akbi masuk ke dalam kamar agar Erick tidak melihat keintiman mereka, Akbi malah mendorong Bee perlahan hingga terdesak ke dinding berbahan kayu. Menunduk untuk menyatukan kening mereka. “Gue mau lo, By!” bisiknya parau men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD