Alvin langsung membekap mulut Kim dengan tangannya, saat suara cempreng itu mengusik pendengarannya. "Ini aku. Jadi, nggak usah pake acara teriak-teriak segala," ujar Alvin sambil melepas bekapannya di mulut Kim. "Kak, kalau masuk itu ketuk pintu dulu," dengus Kim. "Kenapa aku harus ketuk pintu dulu? Apa karena ini kamarmu?" "Nah, itu tau," balas Kim bangun dari posisi tidurnya. "Tapi aku ini suamimu. Jadi, aku tak harus ketuk pintu ataupun minta ijin dulu untuk masuk ke sini. Kamarmu adalah kamarku juga, paham," jelas Alvin. "Iya, iya tau ... suamiku," balas Kim dengan nada cemooh. Jangan lupakan kalau ia masih kesal. "Sekarang, ayo kita pulang," ajaknya. "Aku nggak mau," tolaknya. "Kim ..." "Ih, suka maksa banget, sih," kesalnya beranjak dari tempat tidur dengan malasnya. Ia l

