BAB : 33

1454 Words

Sehari nggak Sekolah, membuat Kim merindukan suasana itu. Pagi ini, ia memutuskan untuk sekolah. "Loh, Non yakin mau sekolah?" tanya Bibik. "Iya, Bik. Kalau terus-terusan di rumah, aku masih terus mikirin..." "Den Alvin," timpal Bibik "Udahlah, Bik. Aku berangkat dulu," pamit Kim berangkat ke sekolah di antar oleh sopir. #di sekolah Sebenarnya, sesampainya di sekolahpun ketiga temannya geregetan ingin bertanya. Tapi, mereka tak enak kalau harus menanyakan langsung.  "Kim, elo nggak apa-apa, kan?" tanya Hani tak enak. "Enggak, emang gue kenapa?" tanyanya balik. "Kita pikir lo sakit." "Gue nggak apa-apa," balasnya. "Kim, kalau lo ada masalah, lo boleh kok cerita ke kita. Ya meskipun terkadang kita justru nggak ngasih solusi, sih. Tapi seenggaknya lo udah enggak mendam masalah send

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD