Nathan memperhatikan wajah Rachel yang sudah terlelap dengan tenang sambil menggenggam tangannya erat. Pria itu sudah mencaritau di internet gejala-gejala yang dialami Rachel. Menurut dari hasil pencariannya, Rachel mengalami depresi karena trauma mendalam, dan Nathan tidak tahu trauma seperti apa yang pernah dialami Rachel sampai membuatnya seperti ini. “Sebenarnya, sampai kapan kamu menyembunyikan semua hal dariku, Hel?” batin Nathan merapikan anak rambut yang jatuh ke pelipis wanita itu. Nathan menghela napas panjang, matanya masih terpaku pada wajah Rachel yang tertidur lelap. Ada sesuatu yang selalu disembunyikan istrinya—sesuatu yang cukup dalam hingga membuatnya terjebak dalam trauma yang tidak pernah ia ceritakan. Ia merasa tak berdaya. Selama ini, Nathan selalu berpikir bah

