34

1190 Words

"Gini sayang, om Saga sibuk, saaangat," ujar mama Al yang segera mendekati cucunya dan mengusap rambutnya. "Lalu nggak pernah akan ke sini lagi?" Tanya Keysa dengan mata berkaca-kaca. "Dia nggak akan pernah sempat ke sini lagi sayang," sahut Al dan air mata Keysa mengalir. "Kesya akan menunggu om Saga, meski lama, nanti kalau ada om Saga, jalan-jalan sama mama dan papa juga, sama adek bayi juga," Kesya bangkit dan berjalan perlahan, Diandra menyusul Key, memegang tangan anaknya menuju kamarnya. Saat Diandra kembali ia melihat Al yang sibuk menelepon. Diandra menunggu sampai selesai dan terlihat wajah Al yang gugup. "Menelepon siapa?" Tanya Diandra. "Hanya teman," sahut Al singkat. "Besok jadi kan kita mau melihat-lihat perlengkapan bayi?" Tanya Diandra dan Al mengangguk. "Biar aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD