Still Missing

1334 Words

Pameran sudah semakin dekat. Deadline waktu pengumpulan lukisan untuk di bawa ke Jepang terlebih dahulu pun, juga semakin dekat. Tak peduli seberapa khawatirnya ia pada Rashi, ia harus tetap menyelesaikan lukisannya. Ia harus menyelesaikan targetnya atau ia akan didiskualifikasi. Bila Rashi tahu Barra mengabaikan lukisan ini, ia tak akan suka. Xavier datang dari sayembaranya mencari Rashi hari ini. Mereka berdua hanya saling bertukar pandang tanpa saling menyapa. Xavier langsung menghempaskan dirinya pada sofa, Barra lanjut melukis. Xavier lelah sekali. Ditambah rasa cemas, khawatir, dan rindu, yang campur menjadi satu. Tapi semua terasa lebih ringan karena ia dibantu oleh Yulia dan Melody. Jangan lupakan Pak Sultan! Mereka semua baik dan pengertian. Pak Sultan bahkan sama sekali tak m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD