Part 22

2290 Words

*** Adam mengetatkan rahangnya. Pria itu masih berpikir keras, mengingat semua perkataan Marsha. Pembelaan gadis itu menunjukkan seperti Marsha peduli kepada Zac. Setelah semua yang pria itu lakukan kepada Marsha seolah semua tidak terjadi apa-apa. Bagaimana Marsha bisa seperti itu? Adam begitu Mencintai Marsha, gadis asing itu sudah membuat hatinya kembali hidup. Hanya melihatnya tersenyum saja sudah membuat hati Adam berdetak tak seperti biasanya, dan itu hanya kepada Marsha. Pikiran Adam mengingat saat Topan mengatakan bahwa Zac memperkosa Marsha, ingin sekali dia membunuh Zac yang notabene adalah Sahabatnya sendiri, jika tidak mengingat kalau Marsha adalah istrinya. Persetan dengan persahabatan. Andai saja Marsha mau menerima cintanya, Adam akan berjanji membahagiakan gadis itu. A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD