Part 24

1530 Words

••• "Semua ini ada kaitannya dengan Darwis Group Tuan" Zac memijat pangkal hidungnya. Pria bernama Luke Darwis sudah mengundang emosinya saat ini. Zac tahu, banyak pebisnis seperti Luke membencinya. Karena perusahaan Zac yang selalu berhasil memenangkan gelar terbaik diseluruh dunia. Bagi Zac itu adalah hal biasa. Siapa yang tidak merasa tersaingi? Selain kekayaannya yang meraja lela. Zac juga memiliki tampang bak Dewa yunani. Tidak ada yang tidak Memujanya jika melihat Pria itu. Bahkan Pria sekalipun kebanyakan ada yang mengakui bahwa dirinya begitu sempurna. "Kesalahan terbesar adalah? " tanya Zac kepada John dan Nick. "Bermain-main dengan Zac Trellix" jawab Mereka serempak. Zac tersenyum devil. "John kau pergilah! temui samuel. Katakan padanya kita harus perketat penjagaan databa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD