Leon memilih menahan perasaan tersiksa dari pada mengaku cinta pada Jovita, hatinya memang sudah mulai mencintai, tetapi dendam pada orang tua Jovita masih tetap membekas. Beberapa hari yang lalu, seseorang mengirim foto-foto ayah Jovita bersama preman yang menghancurkan keluarganya, membuat hatinya semakin sulit untuk melepaskan dendam itu. “Bos, jangan terpengaruh, bisa saja pembunuh itu ingin memanfaatkan mu Bos, untuk menyingkirkan Non Hara, karena beberapa kali mereka selalu gagal untuk melakukannya,” ucap Rikko. “Saya dengannya memang tidak ditakdirkan untuk bersama,” ujar Leon berdiri di depan jendela. Rikko prihatin melihat Leon, saat lelaki itu ingin melepaskan diri dari perasaan dendam itu, seseorang memprovokasi pikirannya dengan mengirim bukti kalau orang yang menghancurkan

