Petra berjalan menghampiri Adjie ia kemudian berbisik. "Aku harus ke Spore, bisa aku minta si kembar tinggal di apart bersama Alanis?" Adjie menatap Petra dengan pandangan menyelidik. "Kenapa tidak kau bawa saja Alanis?" Petra menghela napasnya, Alanis tidak mau ikut jika berurusan dengan pekerjaan. Dia akan mendiamkannya, karena menurut Alanis dia menjadi menyebalkan jika sudah bekerja. "Dia tidak akan mau, ayolah Adjie hanya dua hari. Lagi pula kau bisa gunakan waktumu untuk membuat si kembar yang lain." Perkataan Petra membuat Adjie mendengus, dia tidak masalah sebenarnya jika si kembar menginap bersama Alanis. Raline pun tidak akan marah, istrinya itu sampai sekarang masih menganggap Alanis sahabatnya. Dan dia tahu Raline masih memiliki perasaan bersalah pada Alanis. "Kau

