tidak lagi dan lagi kejadian ini terulang kembali , tak langsung pulang kerumah orang tua tetapi aku langsung melapor ke kantor polisi tentang kejadian ini
luka ku pun di visum sebagai bukti .
bukan aku tidak belajar dari apa yang terjadi karena mendengar cerita mantan istri ny cerai karena kasus kdrt , karena aku rasa manusia pasti ada khilaf nya dan bisa berubah .
selama 20 tahun berubah tangga begitu lama nya , baru ini aku berani karena sudah tak tahan lagi , dulu pernah kejadian aku di aniaya tapi aku tak berani karena mikir anak .
"hallo bang , aku sekarang di kantor polisi bang " (mama menelpon sodara bapak tapi berpihak ke mama karna tau bapak salah ,dia pengacara nama nya om andi)
"kenapa dek ? " (jawab om andy)
"aku di tinju bapak jumri lagi bang , aku sudah tak tahan lagi bang , aku kira dengan dia bersumpah tidak akan main tangan lagi , tapi ternyata " (jawab mama)
"Astagfirullah .... baiklah abang kesana " (bergegas pergi ke kantor polisi)
"jangan bang , nanti malah abang jadi di fitnah suami ku " (tolak mama karna tak ingin terjadi sesuatu masalah lagi)
"kenapa begitu dek "(tanya om andy heran kok bisa bapak fitnah dia )
" dia tuduh aku selingkuh dengan mu bang karna kau berpihak dengan ku bang " (jawab mama )
"astagfirullah .... baik lah kalau begitu dek , kalau ada apa apa kau hubungin aja abang , abang dari sini bantu doa agar semua cepat kelar " (tak jadi om andy pergi karna tidak mau nambah masalah lagi)
"baik lah bang kalau begitu Assalamualaikum"(jawab mama sambil menutup telepon )
"waalaikum salam "(jawab om andy)
saat itu aku masih di kantor polisi , ku cerita kan semua kejadian kronologi nya pada pak polisi , semua bukti sudah ada dan tetangga yang melihat kejadian akan menjadi saksi .
setelah semua laporan selesai , aku pulang kerumah ibu , ibu ku berumur 70 tahun ,rumah ibu ku rumah kayu sepetak , kamar beralaskan triplex yang apabila ada tamu berbicara terdengar sekali bersebelahan dengan kamar
"Assalamualaikum bu "(ucapku mau masuk kerumah ibu dengan sekitar mata yang masih ada bekas tinjuan/lebam biru)
"Waalaikum salam nak ," (jawab ibu keluar dari dalam rumah ke ruang tamu)
"Ya Allah ,.... wajah mu kenapa nak" (kaget ibu melihat wajah ku )
selama kejadian aku tidak pernah ngadu ke ibu karena aku tidak mau jadi pikiran orang tua tapi kali ini aku sudah tak tahan lagi . bersabar terus terusan semakin di injak
"dia ma ... dia sudah melakukan kekerasan "(jawab ku tak tahan menahan tangis sambil peluk ibu)
"dia siapa nak .... suami mu ? "(jawab ibu sambil bertanya )
"iya bu "
" tega sekali dia menyakiti anak ku seperti ini , ini pasti tidak kali ini saja dia menyakiti mu kan nak ? " ibu pirasat kalau suami ku sudah berulang kali melakukan kekerasan terhadap ku
"iii...iiya bu " jawab ku tersenta senta karna nangis"
"sini luka nya ibu obatin dulu "
"tega sekali dia sama mu nak"(sambil memberi obat ke sekitar wajah ku yang lebam)
aku diam , lalu aku ambil hp ingin telepon anak ku , aku khawatir dengan mereka
"hallo veli " telepon ku diangkat
"iya ma , mama dimana , gimana tadi ma kejadian nya, kata adik mama di tinju bapak ? " veli bertanya dengan rasa khawatir
"iya veli , mama di tinju bapak mu , apa yang adik mu bilang itu benar , mama sudah laporkan bapak mu ke polisi , gimana tingkah bapak dirumah nak " ucap ku
"astagfirullah ma ...
bapak seperti orang ketakutan ma , bapak mengajak kami pergi , tapi kami tak mau , lalu bapak pergi keluar , mungkin lagi menenangkan pikiran "(jawab veli)
"kamu dan adek tenang dirumah ya , nanti paman mu datang dari jambi jemput kita setelah selesai semua masalah " jawab ku
"iya ma "(jawab veli )
"mama sekarang dirumah nenek , kamu dirumah aja jangan kemana mana " (jawab ku ke anak ku veli)
"iya ma " (seketika telpon langsung ku tutup)
anak ku yang pertama masih sekolah SMA dan tinggal di rumah ibu ku karena pernah bercekcok dengan bapak nya karna bapak nya pernah menyuruh dia berhenti sekolah sampai pergi kesekolah nya bilang sama guru nya untuk menghentikan dia sekolah ,tapi guru nya tidak mau karna anak ku itu anak nya tidak pernah buruk dimata guru .
percekcokan ini terjadi karna si abang berpihak ke aku bukan ke dia bapak nya.
Bersambung ...