Keesokan harinya. Key pulang ke Jakarta. Tyo pun pulang dengan pesawat yang sama tanpa sengaja. "... Aku semakin yakin, kita memang berjodoh, sayang," gumamnya melihat Key ada di bandara I Gusti Ngurah Rai. Key berjalan menarik travel bag dan memegang tiket pesawat. Selalu mempesona.... Batin Tyo. Menjaga jarak agar Key tak melihatnya. Sampai di kursi pesawat, Key duduk di barisan yang berbeda namun tak jauh darinya. Keberuntungan lagi baginya bisa terus melihat ... meski hanya sehelai rambutnya. Aku seperti mendapatkan sedikit cahaya setelah gelap tanpa melihatmu, Key.... Sampai di Jakarta, Key tak langsung pulang ke rumah kakek. Langkah kakinya ingin ke rumah sederhananya barang semalam. Ingin sekali mengenang saat bersama seseorang di sana. "Hanya malam ini saja, kek. Besok aku pu

