Mandi Basah

1035 Words
Percikan air hangat yang keluar dari shower mengguyur tubuh putih mulus Calista. Ia terus memejamkan mata sambil meresapi air hangat yang membasahi sekujur tubuhnya. Malam yang tadi disarakannya saat perjalanan menuju apartemen kini seakan tidak terasa lagi karena tubuh Calista terasa hangat setengah mendapatkan guyuran air hangat. "Nikmatnya mandi air hangat setelah lelah bercinta dengan Thomas," ucap Calista yang perlahan menggosok-gosok rambutnya dengan shampo. Senyuman manis tersungging dari bibir Calista saat dirinya mengingat kejadian sejam yang lalu. Ia baru saja bertemu dengan mantan kekasihnya. Hasrat yang sudah lama menggebu di dalam hati Calista dan Thomas mengantarkan mereka pada sebuah tindakan yang terbilang nekad. Mereka kembali bernostalgia sambil melepas rindu bercinta di sebuah hotel bintang lima. Setiap senti tubuh Calista baru saja mendapatkan begitu banyak remasan dan jamahan tangan berbulu Thomas yang semakin membuat Calista belingsatan saking nikmatnya bercinta. "Hari ini kamu adalah milikku."   Calista kembali mengingat ucapan Thomas sebelum bibir mereka saling berpagutan. Rasanya begitu manis wanita itu saat lidahnya dan lidah Thomas seakan saling menari-nari di rongga mereka. Calista sudah lama tidak pernah merasakan kebahagiaan seperti ini lagi. Terakhir ia merasakan kebahagiaan yang sama seperti ini saat ini masih menjalin ikatan cinta dengan Thomas sewaktu kuliah dulu.  Semasa kecil sampai remaja Calista tipikal gadis yang polos dan tidak pandai bergaul. Saat itu ia bahkan masih sangat awam dengan dunia percintaan. Tepat saat di tahun pertama kuliah, Calista mulai mengenal cinta saat menjalin hubungan dengan Thomas. Pria yang menjadi kakak tingkatnya di kampus. Mereka terpaut satu tahun. Calista kuliah jurusan akuntansi sedangkan Thomas kuliah di jurusan teknik elektro.  Di saat itu pulalah pertama kalinya Calista berhubungan badan dengan seorang pria. Thomas merupakan cinta pertama Calista. Bahkan sekalipun mereka telah terpisah sampai sekarang wanita itu  tidak pernah bisa menghapus semua kenangan tentang Thomas. Banyak hal yang tak terduga di alami oleh Calista saat dulu dirinya masih menjadi kekasih Thomas. Sejak saat itu Calista mulai mengalami kecanduan seks. Entah mengapa sekalipun  dirinya telah kehilangan keperawanannya. Calista merasa tidak menyesal padahal kegadisannya telah direnggut oleh Thomas. Sebaliknya wanita itu selalu menikmati hujaman b***************n Thomas yang melesak masuk ke liang kewanitaannya. "Calista, aku akan memberikan kenikmatan yang pastinya akan membuatmu ketagihan," ucapan Thomas saat dirinya dulu mengajak Calista untuk pertama kalinya bercinta. Momen pertama kali wanita itu kehilangan kegadisannya menjadi momen yang begitu manis dan tidak pernah bisa hilang dalam memorinya. "Thomas, aku bersumpah nggak mau kehilangan kamu lagi," ucap Calista yang kini kedua tangannya mulai menjamah sekujur tubuhnya dengan spons yang sudah diberi sabun cair. *** Dua buah d**a milik Calista yang begitu ranum dan seksi sejam yang lalu mendapatkan begitu banyak remasan tangan, jilatan, dan hisapan mulut Thomas. Sampai sekarang wanita itu masih merasa sensitif dan ada sensasi nikmat saat tangannya kini menyabuni kedua buah d**a yang ranum itu.  Hari ini Calista seakan merasa hidup kembali. Ia merasa sangat bahagia akhirnya dapat kembali bertemu dengan Thomas. Tentunya hal yang paling membutnya bahagia ia akhirnya dapat kembali bercinta dengan pria yang merupakan cinta pertamanya. Calista dan Thomas sudah bersepakat untuk kembali melanjutkan hubungan cinta masa kuliah dulu. Meskipun sekarang kebersamaan mereka sebenarnya sebuah kesalahan. Mengingat Thomas telah memiliki seorang istri dan anak. Begitupun  juga dengan Calista yang telah memiliki seorang tunangan yang sangat sayang dan cinta dengannya. "Persetan dengan istri Thomas dan tunanganku. Sekalipun aku dan Thomas masing-masing sudah punya pasangan. Aku akan tetap berjuang untuk kembali menjalin hubungan dengan Thomas. Meski hubunganku dengan Thomas dianggap hubungan terlaharang. Aku nggak peduli," ucap Calista yang kini kedua tangannya sedang menyabuni area liang kewanitaannya.  Saat kedua tangannya sedang mulai menyabuni di bagian bibir vaginannya yang sangat sensitif. Calista secara refleks memasukkeluarkan jari tengannya di liang kewanitaannya. Ia merem melek menikmati gesekan jari tengahnya yang keluar masuk vaginanya. Calista masih merasakan sisa-sisa setelah tadi liang kewanitannya berkali-kali telah mendapatkan hujaman b***************n Thomas yang hitam, berurat, panjang, dan ukurannya sangatlah besar. Bahkan telunjuk dan ibu jari tangan Calista tidak bisa menyatu saat menggenggam p***s milik Thomas saking besarnya.  Calista sudah tujuh tahun lamanya tidak merasakan nikmatnya bercinta. Sehingga hari ini saat liang kewanitaannya kemasukan b***************n Thomas, Calista menjerit kesakitan karena vaginanya belum terbiasa menerima p***s sebesar milik Thomas. "Aku sangat menikmati p***s Thomas saat merangsek masuk ke vaginaku. Penisnya yang hitam dan berukuran sangat besar seakan membuatku mabuk kepayang. Bercinta dengannya selalu membuatku ketagihan. Aku nggak mau melepaskan Thomas lagi. Hatiku sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang Thomas. Sedangkan vaginaku sudah sangat merindukan penisnya yang selalu membuatku kenikmatan setiap bercinta dengannya." ucap Calista yang kini sedang mempercepat gerakan jari tengannya yang maju mundur di lubang vaginannya. *** Calista tinggal seorang diri di apartemen pemberian orangtuanya. Sewaktu kuliah dulu apartemen ini sering menjadi tempat Thomas dan Calista bersenang-senang. Mereka berdua sering bolos kuliah hanya untuk bisa bercinta sepuasnya di apartemen itu. Bahkan keduanya pernah kelelahan karena seharian terus saja bercinta. Thomas sengaja mengajak Calista untuk mempraktekkan berbagai macam gerakan bercinta yang sering dilakukan oleh para pemain film porno. Saat iti Calista yang masih sangat polos merasa jijik dengan segala macam posisi dan gerakan bercinta yang ia tontong di film porno. Namun ternyata saat Calista dan Thomas mempraktekkannya rasa jijik itu perlahan tidak dipedulikan oleh wanita itu. Setiap Thomas melakukan berbagai posisi bercinta yang baru, ternyata bagi Calista selalu saja akan kenikmatan tersendiri yang dirasakan olehnya.  "Sekalipun aku bolos kuliah. Aku memang nggak dapat materi kuliah yang diberikan oleh dosen. Tapi aku dapat banyak ilmu baru tentang dunia seks yang ternyata sangat menyenangkan," ucap Calista saat dirinya bercinta dengan Thomas. "Sudah sejak lama aku ingin sekali merasakan bagaimana rasanya nikmat bercinta. Tapi baru sekarang aku berani mengajak kekasihku bercinta. Calista, kamu adalah wanita pertama yang aku ajak untuk merasakan nikmatnya bercinta. Mulai sekarang tubuhku milikmu dan tubuhmu milikku. Aku sangat mencintai Calista," ucap Thomas saat dirinya dulu untuk pertama kalianya Calista dan Thomas berasakan nikmatnya bercinta. Sejak kedua orangtua Calista memergoki dirinya dan Thomas bercinta di apartemen. Kedua orangtuanya mulai memata-matai apartemen itu dengan memasang cctv di dalamnya. Hanya ruangan kamar tidur dan ruangan toilet saja yang tidak terjangkau cctv. Hal itulah yang menjadi alasan saat Thomas dan Calista tadi sore memutuskan untuk bernostalgia merasakan kembali nikmatnya bercinta. Calista mengajak Thomas untuk pergi ke hotel saja. Ia tidak mau kalau kedua orangtuanya mengetahui bahwa Calista kembali berhubungan dengan Thomas. *** Bersambung...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD