CHAPTER TIGASATU

2151 Words

Nesya menggulirkan mata ke sekeliling apartemen, mengernyit saat melihat betapa berantakannya apartemen itu. Tempat tidur yang habis digunakan tidur dan belum dirapikan. Selimut yang sebagiannya menjuntai ke lantai serta bantal dan guling yang tercecer dimana-mana. Nesya jadi berpikir bagaimana Alvino tidur sampai ranjangnya berantakan seperti itu.  Lalu tatapannya kini tertuju pada meja. Di atas meja juga tak kalah berantakannya. Beberapa kaleng bir yang sudah kosong tergeletak sembarangan. Sedangkan di pinggir meja, sosok Alvino sedang tertidur dengan kepalanya yang bersandar pada meja. Melihat pemandangan ini dia jadi teringat kenangannya dulu saat Alvino sering tertidur di kelas seperti ini.  Alvino menggeleng-gelengkan kepala sembari mendesah lelah. Entah bagaimana cara untuk memban

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD