CHAPTER TIGALIMA

2843 Words

Saat siuman, hal pertama yang dilakukan Alvino adalah mengerjap-ngerjapkan mata. Lalu saat kedua matanya terbuka setengah, seketika dia menyipit karena silau dari cahaya lampu yang tepat berada di atas kepalanya.  Alvino mengucek matanya sebelum membukanya dengan perlahan. Dari aroma yang khas ini, dia bisa memprediksi dirinya sedang berada di rumah sakit sekarang. Ah, ya, dia mengingat semuanya sekarang. Mengingat kejadian mengerikan yang hampir saja membuatnya dan Nesya mati.  Ngomong-ngomong soal Nesya, dimana gadis itu?  Alvino berniat bangun dari berbaringnya namun dia tak sanggup karena rasa sakit yang menghantam sekujur tubuhnya. Dia pun mengerang kesakitan dan sepertinya suara itu sukses membangunkan seseorang yang sejak tadi tidur di sofa.  “Vino, kamu udah sadar?”  Alvino me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD