Hari yang dinantikan oleh Aristela telah tiba, di mana dirinya memberi info kepada Zahair bahwa dia harus meminta izin terlebih dahulu kepada papahnya dan Zahair membalas bahwa dia akan menunggu kepastian dari gadis tersebut. Pada sore hari, mumpung semuanya telah berkumpul dan Aristela sedikit gugup untuk memberitahu papahnya mengenai dia yang ingin ke rumah duda keren itu, tapi ... Aristela lebih ingin ke rumah Zeline untuk bercerita pula dengan anak imut itu. "Baiklah, ayo lakukan Aristela, semuanya demi Zeline," batin Aristela. Aristela berjalan pelan menuju sang papah yang sedang berbicara bersama mamahnya, saat Aristela sampai di sana, Adibal melihat putrinya dengan sebelah alisnya yang naik. "Kenapa, Nak?" "Pah, Aristela mau izin ke rumah temen boleh?" pintanya. "Temenmu siapa

