Chapter 32

1135 Words

Adibal turun dari mobilnya, sembari menenteng banyak barang yang berupa oleh-oleh untuk Aristela, wajahnya yang ceria tak dapat dipungkiri ketika pria tersebut merindukan sang putri. Adibal pun meletakkan barang-barang tadi, kemudian mengetuk pintu lalu menyapa sang anak yang entah didengarnya atau tidak. "Sayang? Nih Papah pulang, sambil bawa banyak oleh-oleh." Tak ada balasan di dalam sana dan Adibal kembali melakukannya lagi. Namun, tetap saja tidak ada balasan. "Nak, Papah bawa janda baru buat kamu, pasti kamu suka sama wanita yang Papah bawa," ucap Adibal dan tidak lama kemudian pintu pun terbuka dengan segera dan memerlihatkan Aristela yang sudah membawa cutter. "Mana janda yang Papah bawa? Pasti dia cewek gatel yang cuman ngincer harta Papah," balas Aristela sembari mencari-car

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD