Part 22

1904 Words

Tiba-tiba saja Vanessa mengalami tubuh yang terasa lemah keesokan harinya. Akan tetapi, ia tidak menyadari itu dan hanya tidur saja di dalam kamar. Sedangkan orangtuanya sudah lebih dulu pergi untuk urusan pekerjaan. Yah, itulah yang akan terus terjadi di sisi Vanessa, melihat kedua orangtuanya sibuk. Karena merasa ia membutuhkan segelas air, Vanessa turun dengan wajah yang pucat menuju dapur dan melihat Rafael sedang sarapan di meja makan. Di sana, ia melewati pria itu ke kulkas dan mengambil minuman dingin untuk ia teguk, tapi tubuhnya benar-benar lemah dan kepalanya mendadak pusing. Vanessa hampir saja jatuh jika Rafael yang menyadari kondisinya langsung saja menahan tubuh Vanessa dan membopongnya ke dalam kamar. "Kau ingin ke rumah sakit?" tanya Rafael lembut seraya membaringkan V

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD