034

1007 Words

"Bun, dasi kesayangan Ayah dimana?,"  Keina berdecak. Udah tau anaknya masih tidur main teriak-teriak aja. Ntar kalo bangun nggak diurusin ngambek lagi. Emang dasar Keenan.  "Buunn , " Keina menggeleng kepalanya sambil menyiapkan sarapan nasi goreng untuk Keenan.  " Bun, ditanya jawab dong!, "-protes Keenan sambil mendekat ke arah Keina karena Kei diam tak menjawab teriakan Keenan.  " Ayah kalo mau tanya bisa nggak deket ngomongnya. Anak anak masih tidur, kalo mereka bangun Ayah nggak diurusin nanti ngambek kan, "-kata Keina pada Keenan.  " Ya kan Ayah lagi pake pakaian Bun, "-elak Keenan " Alesan. Dasi nya ada dilaci kayak biasa, cari dulu makanya, " " Nggak ada Bun. Udah Ayah cari, " " Ada Yah. Kemarin Bunda yang taruh disitu, " " Nggak ada Bun, " Keina berdecak lalu meninggal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD