Part 24

2684 Words

"Kecewanya orang-orang sabar itu sulit terobati." -Zeeherazade- ~~~ Amierra memilin ujung kukunya tidak tenang, tubuhnya bergemetar hebat, jiwanya bergemuruh gamang. Tangisnya sesenggukan hingga membuat nafasnya tersengal-sengal. Matanya menatap takut ke arah ujung koridor jika saja Afran datang. Laki-laki itu pasti akan memarahinya, menyalahkannya, kemudian semakin menjaga jarak yang ada. Kondisi Reana sekarang sudah ditangani tiga dokter di ruang IGD. Kepalanya terjadi pendaharan hebat karena saat terjatuh terantuk bak air, dan setelahnya masih terbentur ubin keras kamar mandi. Ketika Sinta, dokter, dan suster lain ketempat kejadian, Reana sudah tidak sadarkan diri dengan darah yang menggenang di sekitar kepala. Mereka syok apalagi Amierra yang melihatnya. Sebelum gadis itu pergi me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD