Dari semua hal yang aku tahu, justru aku tidak tahu apa-apa soal pria yang selama ini mengaku mencintaiku. Seolah aku tak mengenalnya tapi tetap menjalin hubungan dekat dengannya. Apakah hubungan ini memang sehat atau sebenarnya hanya sebuah status tanpa arti? *** “ Si Malvin nggak usah dipikirin!” Windi menyenggol lengan Elsya. Ia sadar gadis di sampingnya itu banyak melamun sejak tadi. Padahal Alga dan Malvin pun sudah pergi setelah merusak suasana hatinya. “ Kayak dia paling tau hidup cowok lo aja. Dia kan tau luarnya aja.” “ Iya sih.” Elsya mencoba yakin seperti yang Windi lakukan, walau nyatanya tak berhasil. “ Betewe bokap lo beneran mau jemput kita?” Windi mencoba mengalihkan pembicaraan. Elsya mengangguk. “ Sebentar lagi juga dateng.” Ia menatap jam tangannya yang sudah menu

