Justin yang sedang membeli makanan di kafe apartemen tiba-tiba terkejut saat merasakan seseorang menepuk pundaknya. Dia melihat neneknya di sana mengernyitkan dahi. "Grandma ke sini mau makan?" tanya Justin. "Bisa kita mengobrol berdua di sini? Grandma kangen banget sama kamu," jawab Clara. Mereka berdua mendudukkan diri di kursi kafe. Baru saja mereka duduk, Clara sudah membuat Justin kesal karena mengatai Tamara. "Tamara itu memang anak pembawa sial dan pantas pergi dari keluarga Viano," kata Clara. "Tidak ada yang boleh mengatai Tamara. Kalau Grandma cuma mau cari gara-gara lebih baik Grandma tidak usah bicara sama Justin," balas Justin dengan penekanan. "Kamu di sini bersama kekasih baru kamu, kamu enggak mau kenalin ke Grandma? Mamamu sudah memberitahu loh kalau kamu udah punya

