Unpleasant Meeting

1046 Words

Tamara yang memakai kacamata hitam dengan rambut digerai serta dress bermotif bunga-bunga sedang menunggu seseorang di kafe dekat ruang tunggu bandara. "Theo lama sekali sih. Greget deh nih nunggunya. Aku telepon dimatiin lagi, apa dia masih belum bilang sama Tina kalau ada aku ya? Tapi sebenarnya tidak penting juga Tina tahu aku ikut. Pasti dia enggak senang nih kalau aku ada," gumam Tamara sambil memakan waffle di hadapannya. Seorang dengan mata tajam melihat ke arah Tamara. Orang itu menelisik wajah hingga tubuh Tamara. "Aku menemukan kamu," kata orang itu. Tamara memperhatikan orang-orang di sekitar dinya. Dia sudah bosan menunggu, bahkan waffle dia sudah mulai habis. "Kebelet pula," gumam Tamara. Tamara berjalan menuju toilet untuk buang air kecil. Saat sudah di dalam toilet,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD