Bab 33

1889 Words

Keesokan paginya. Reva sudah bersiap-siap untuk pergi ke kampus, sudah menenteng kunci motornya keluar rumah sambil berjalan santai. “Eh, kamu mau ke mana?” tegur Zidan ketika melihat Reva sudah di atas motor. Zidan tengah mengunci pintu sekarang. “Mau ke kampus lah, Om. Mau ke mana lagi kamu pikir.” “Turun dari situ. Hari ini kamu pergi sama aku.” “Hah? kenapa?” Reva turun dari motornya, menatap Zidan dengan dahi berkerut. "Tumben banget nawarin." “Nggak apa-apa. Kamu ‘kan habis dari rumah sakit kemarin, jadi takut kamu kenapa-kenapa. Lagipula Mama yang menyuruhku untuk mengantarkanmu.” “Ohh ... jadi karena disuruh? kalau nggak disuruh, pasti kamu nggak bakal mau ngantarin aku ‘kan?” “Udah lah nggak usah banyak ngomong. Cepat masuk.” Zidan lebih dulu masuk ke dalam mobil. Selama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD