Bab 26

1601 Words

Tok tok tok! Sudah berkali-kali, Zidan mengetuk pintu namun tak ada satu pun orang yang datang membukakan pintu, sampai ia menepuk lengan dan kakinya karena dikerubungi nyamuk. Tok tok tok! “Ke mana sih orang-orang.” Zidan mulai kesal namun orang rumah juga tidak bisa disalahkan mengingat ia baru tiba di rumah pukul setengah 4 pagi. Sudah pasti orang-orang masih terlelap. Zidan akhirnya mencoba menghubungi Riri dan akhirnya diangkat setelah beberapa kali percobaan. “Halo! Tolong buka pintu, saya sudah di depan sekarang.” “Oh, Tuan Zidan. Maaf, saya tidak tahu, saya ketiduran.” “Ya. Tapi sekarang tolong buka pintunya. Cepat.” “Baik Tuan.” Tak lama setelah sambungan terputus, pintu rumah akhirnya dibuka dan Zidan bisa masuk. “Sekali lagi saya minta maaf Tuan.” “Ya, nggak apa-apa,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD