“Kayaknya benar ini rumahnya,” gumam Kevin di dalam sebuah mobil sedan merah. Ia tampak berhenti di depan pagar rumah Reva dan Zidan sampai membuat Pak Anton yang sedang duduk di pos berdiri celingak-celinguk ketika melihat ada mobil berhenti di depan pagar namun tak ada yang keluar. Setelah yakin, ia keluar dari mobilnya sambil menenteng sebungkus plastik hitam yang berisi sesuatu. “Permisi!” “Ya, mau cari siapa Dek?” tanya Pak Anton menghampiri. “Saya—“ ia sengaja menggantung ucapannya saat tak sengaja melihat ada sebuah motor di halaman rumah Reva yang tampak nggak asing di matanya. “Hm, apa benar ini rumahnya Reva Queen Arabella?” “Iya benar Dek. Adek ini siapa dan ada perlu apa?” Setelah berpikir sejenak, Kevin akhirnya menyerahkan bawaannya pada Anton. “Saya temannya Reva, Pak

