Niat untuk membuka usaha

806 Words
** “Sendirian lagi, seandainya aku punya anak pasti ada yang nemeninn aku sekarang, Masteguh pun sekarang sibuk terus sampai sampai ngelupain aku hehe” ucap Karin sedang berbicara sendiri dengan nada yang sedih Untuk melupakan sejenak masalah yang ada,Karin mencoba untuk mencari pekerjaan atau buat usaha kecil kecilan tapi tanpa sepengetahuan suaminya kalau minta modal pun sama teguh tak bakal dikasih,, “Gue harus apa yaa,dari pada uang di tabungan gue terkuras terus mending gue buka usaha aja dehh”pikir nyaa Setelah memikir sejenak Karin tiba tiba punya ide. Mungkin ia akan membuka usaha jajanan New, ya bentul sekali sepertinya Karin mantap sudah ingin membuka usaha Basreng Kan jaman sekarang banyak sekali orang yang gemardengan makanan itu Tak butuh waktu lama Karin mencatat modal usaha kecil kecilan nya itu. Setelah semua sudah diperkirakan modal awalnya 3.000.000 tak lupa Karin juga mencari tempat jualan untuk usahanya itu dan juga ia akan mempekerjakan karyawan minimal dua orang Kalo dia buka usaha nya di rumah auto ketahuan dengan Teguh.Nanti dia kira pula aku buka usaha nya pake uang dia maka dari itu aku mencari tempat jualan yang menurut aku strategis agar bisa banyak orang yang berminat membelinya Karin pun segera membeli bahan bahannya ke pasar karena bahan utamanya adalah ikan Tenggiri tak lupa campur dengan udang biar tambah nikmat Setelah semuanya sudah dibeli ia buru buru membuat Cemilan Yang bernama Basreng atau bakso goreng itu,, karena ia tak tahu bagaimana membuat Basreng lalu ia membuka aplikasi YouTube untuk melihat resep dan cara membuat Basreng yang enak Terkadang resep di YouTube ada juga yang tidak bagus tapi bahan bahannya memang benar cumann mungkin rasa seorang berbeda beda kalau soal Takar menakar Karin sudah ahlinya Karin memang sedari dulu suka memasak maka dari itu sampai skrg iya ahli dalam memasak tak butuh waktu lama ia belajar langsung pandai memahaminya “ alhamdulillah akhirnya udah selesai juga” ucap Karin yang agak sedikit gugup mungkin rasanya kurang memuaskan,, tapi rasa penasaran itu ada Satu Basreng sudah di tangannya sebelum Karin mencicipinya ia berdo’a terlebih dahulu Betapa terkejutnya iya setelah merasakan makanan atau jajanan cemilann itu “ wow enak sekali” ucapnya kegirangan setelah merasakan masakan hasil buatan tangannya sendiri,rasanya tak kalah dengan Basreng yang ia sering beli “ oke fix gue bakal jual ini mana mungkin orang lain tak bakalan tak suka dengan makanan ini semoga saja usaha saya dapat berkembang pesat Bismillah” ucapnya untuk menyemangati dirinya Waktu pun sudah menunjukkan pukul empat sore lala belum pulang juga dari luar. Saat ini Karin betul betul panik dan khawatir akan pembantu barunya itu. Ia mengira Lala tidak bakal lambat pulang soalnya ia sudah berpesan tadi jangan terlalu lama lama betul pulangnya, mungkin iya lupa atau bagaimana Karin mencoba sejenak berfikir positif ** “ aduh mas udah 04.30 aku harus buru buru pulang nanti Siburik malah ngomel ngomel lagi” ucapnya ke Teguh terlihat di raut mukanya sedikit cemas karena ia malas berurusan sama istri pacarnya ini “ ya udah Yang pulang gih, mas juga mau ke rumah mama bentar karena mas kangan dengan naya” ucap Teguh menyuruh Lala untuk segera pulang Lalapun segera keluar dari mol, banyak sekali ya belanjaannya hari ini. Saat ini ia sedang mencari taksi untuk pulang ke rumahnya sebentar untuk mengantar belanjaan yang banyak banget nanti kalo misalnya nya bawa ke rumah suaminya takutnya istrinya bakal curigaSeorang pembantu membawa belanjaan yang harganya mahal mahal takutnya iya dikira mencuri sama istri Burik Teguh Toktok (Bunyi suara ketukan pintu di depan rumah Karin yang terlihat pintu yang tertutup) Ceklek (Suara pintu terbuka terlihat seorang wanita yang menatapnya dari bawah hingga atas) “ kenapa baru pulang?” Tanya wanita yang membukakan pintu sedang menginterogasi lala “ anu bu Ibu saya sedang sakit tadi saya barusan bertemu dengan kakak saya yang berada di sini lalu ia mengabari itu” jawabnya Yang agak gugup “ kok kamu nggak ngasih tahu saya kalau begitu saya bisa membantumu.saya khawatir dengan keadaanmu soalnya kamu kan dari kampung ke sini untuk mencari pekerjaan,saya takut kamu tersesat di sini atau ganggu oleh orang yang ingin mencelakakan kamu!” Ucap Karin terlihat di muka ya ada perasaan khawatir dengan pembantunya ini takutnya Dia kenapa napa “yyyyyassudahhh bbu saya minta maap sudah bikin ibu khawatir,lain kali saya akan mengabari ibu”ucap lala yang merasa bersalah mengapa ia begitu jahat ke Karin tapi ia menepis perasaan itu karna ia mau hidup senang,apa lagi sekarang teguh sudah naik jabatan. “ baiklah kali ini saya akan memaafkan kamu,masuk gih udah banyak tugas menumbuk”ucao Karin dengan nada yang tidak terlalu keras,,tapi memang betul ia menyuruh lala untuk membersihkan rumah nya kan dia sekarang art dirumah Karin jadi pantas dong Baru aja nyampe”batin lala Halo guys lanjut di part selanjutnya ya jangan bosan bosan terus sama cerita, jangan lupa jaga kesehatan dan bantu support aku terus ya….
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD