Kesempatan dalam kesempitan

802 Words
** Di pagi yang cerah matahari sudah terbit..Hari ini adalah hari Rabu aku terbangun dari tidur kU, terasa kepala ini sangat sakit tapi aku berusaha untuk bisa kuat hari ini. karena hari ini aku berencana untuk mencari toko untuk usahaku yang bakal sebentar lagi akan kU Dirikan,,Untuk karyawan yang bekerja bersamaku aku sudah mencarinya yaitu teman kuliahku yang bernama Cici dan melatih mereka sangat baik kepadaku dan mereka mau membantu usaha ku. Daripada menjadi karyawan biasa yang gajinya di bawah UMKR mending mereka berdua bekerja denganku insya Allah kalau usaha ku maju mereka bakal dapat upah yang besar Tutt Tutt (Suara panggilan telpon berbunyi) “Halo ci hari ini gue mau cari toko untuk basrengku sekalian nanti kalian berdua ga usah ngekos lagi tinggal di toko gue aja”ucap suara wanita di panggilan telpon yaitu Karin “Siap Bos”Ledek mereka berdua Setelah mereka mendapat informasi dari Karin mereka berdua langsung Risain dari kantor karena mendapatkan pekerjaan yang lebih baik “Awas lo ya! bos pala hotak mu”kesal nya didalam sambungan telpon itu “Haha maap maap”ucap cici dan melati saat ini mereka sedang tertawa karena udah menjahili sahabat kuliah nya yang satu itu “Yaudah Gue mau pergi dulu bye”langsung mematikan panggilan nya tanpa menjawab sahutan dari mereka berdua Tut (suara panggilan telpon telah di akhiri “Kebiasaan belum juga gue jawab”ucap cici yang nampak kesal tapi di ketawain oleh melati “Haha Lo kek gak tau aja sama si budak tengil satu itu”sambung nya Setelah mematikan panggilan, Karin meminta izin dulu ke teguh beralasan untuk bertemu dengan teman lama,kalau misalnya ia menjawab yang sejujurnya bakal panjang cerita nya Sudah selesai bersiap siap ia memakai helm karena ia mencari kontrakan toko atau ruko sementara ini untuk usaha tak lupa ia menggunakan Honda.Demi Keselamatan dan harus menaati aturan lalu lintas Tak butuh waktu lama untuk mencari akhirnya ketemu juga dengan ruko yang tempat nya cukup strategis di tepi jalan yang terlihat sangat ramai,dan betapa terkejut nya lagi bahwa ruko atau toko ini punya teman sma nya dahulu yaitu bernama Wisnu Pangestu.Mereka berdua pun bertanya kabar dan menceritakan kehidupan nya masing masing.Wisnu menceritakan kemarin kalau dia sudah menikah betapa bahagianya Karin karna ia tahu kalau teman satunya ini susah betul untuk berpacaran jangankan berpacaran mengenal cewek aja dia ga bisa,cuman Karin seorang lah yang bisa membuat dia tak terlihat kaku di kelas nya. Akhirnya setelah menyetujui kesepakatan Karin berpamitan ke Wisnu tak lupa ia menitip salam sama istri nya,Karin bukannya tidak dapat kabar dari Wisnu kalau Wisnu mau menikah,tapi sangat sulit bagi Wisnu untuk mencari kontak teman lama nya Ini dikarenakan setelah lulus sma sudah memiliki cita-cita dan impian masing-masing apalagi Karin seakan bak di telan buku susah betul mencari kabar berita tentang dirinya “Yaudah Gue pamit dulu wis”ucapnya lalu berdiri dan bersalaman ke Wisnu “Oke,Lusa depan lo bisa nepatin ini.Hati hati dijalan curut”canda nya Mereka pun saling berdadah dadahan Setelah akhirnya masalah tempat untuk dia berjualan sudah selesai..ia buru buru untuk pulang karena semuanyaa sudah beres Karin pun merasa lega,mungkin lusa depan ia bakal memulai usaha nya itu. ** Saat Karin ijin untuk keluar rumah Dan melihatnya pergi lupa berpamitan dengan nya. Ada perasaan bahagia menyelimuti hati Teguh,tak butuh waktu lama teguh langsung terburu buru untuk masuk kekamar lala yangg saat ini sedang merias dirinya setelah melakukan pekerjaan rumah tadi “Yang akhirnya,kita bisa bucin walaupun sebentar..”ucap nya dengan penuh kegirangan “Apa dia sudah pergi mas?”Tanya nya sambil memakai lipstik warna merah muda “kalau belum gak mungkin mas bakal kekamar kamu”jawabnya dengan nada lembut “hehe betul juga ya mas”kekeh nya hap teguh memeluk tubuh seksi lala,lalu menciumi bibirnya dan aroma tubuhnya menurut nya sangat wangi sekali “Mas,,aku baru lepas mandi malas mandi dua kali”ucapnya memelas “iya sayang mas pengen ciumi kamu doang,mas juga bentar lagi mau berangkat kerja..”ucapnya membelai rambut lala dengan lembut Tak terasa akhirnya Karin udah sampai rumah.Terlihat dimukanya sangat kelelahan akibat mencari toko tadi, berapa kali ia mengelilingi jalan akhirnya ketemu juga yang cocok dengannya dan harganya juga sangat terbilang murah “La”Panggil nya “iya kenapa bu?”tanya nya dengan nada santay “kamu siapin saya air hangat ya soalnya saya ingin mandi badan saya terasa sangat lengket semua”pintanya dengan nada lembut.memang ia tidak sanggup untuk saat ini untuk menyiapkan air hangat karena memang betul betul cape batin nyaa “oke bu”dengan perasaan kesal lala meninggalkan Karin yang sedang berkipas angin didepan tv sambil menikmati secangkir teh dan juga cemilan yang disiapin nya tadi Halo guys ceritanya udah sampai sini aja nihh,jangan lupa pantauin cerita saya terus ya jangan bosan bosan dan bantu suport saya ini
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD