14

1359 Words

Dengan terpaksa Arga menyimpan semua pekerjaannya, mengikuti sang Mamah Makan dan juga pulang ke rumah karena Mamahnya kekeh ingin Arga menginap. Sedangkan Boy, dia sudah di usir untuk pulang setelah Arga berhenti dengan berkas-berkasnya. Arga langsung masuk kamar untuk beristirahat, ketika sampai rumah. Dia rasa tubuhnya menang harus segera di istirahatkan karena sudah terasa lemas. Arga menjatuhkan tubuh di atas kasur setelah membersihkan diri. Sebelum memejamkan mata, dia sempat melihat handphone dan melihat status Zanna. Mata Arga melotot ketika melihat apa yang ada di sana, tangannya secara spontan menekan tombol hijau dan langsung tersambung pada OG itu. “Siapa yang sedang kamu cium!” Arga langsung pada intinya tanpa mau berbasa-basi karena hatinya sudah terasa panas. “Ini si

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD