Renata melirik jam di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul dua belas siang itu tandanya ia akan sedikit telat untuk menjemput Kafa. "Aduh, telat nih! Kafa pasti udah keluar kelas," ucap Renata panik. "Masyaallah macetnya, semoga saja Kafa engga ngambek kalau aku jemputnya telat. " "Ahhh akhirnya," ucap Renata lega setelah melewati kemacetan. Renata menambah kecepatan laju mobilnya karena tak ingin anaknya menunggu terlalu lama. Sesampainya di depan sekolahan Kafa ia menepikan mobilnya bergegas keluar untuk mencari keberadaan Kafa. Renata menyusuri lorong lorong menuju kelas Kafa namun ternyata sudah kosong, ia kemudian berjalan menuju pos satpam untuk mencari tahu tentang keberadaan Kafa. "Selamat siang, Pak," sapa Renata lembut. "Selamat siang, Bu dokter Ren, mau jemput De

