Difa Hutama

975 Words

Difa memeluk Renata erat sembari mengusap usap punggungnya. Ia kagum sekali dengan sosok Renata yang berhati lembut dan baik. Menurutnya ini persis seperti apa yang telah diceritakan oleh dua keponakannya tempo hari. Benar apa yang kedua keponakannya bilang bahwa bunda sambungnya seperti bidadari, cantik parasnya dan baik hatinya serta penuh kasih sayang terhadap keluarganya. "Ren... maukah kau mendengar sesuatu cerita?" "ya... tentu saja kak... Kak Difa berhutang cetita padaku dan juga pada kami semua.... ceritakan apapun yang kakak ingin ceritakan kepada kami... " ucap Renata lembut. Difa mulai mengendurkan pelukannya dan menarik nafas dalam sebelum ia memulai ceritanya. "Dulu aku mengalami sebuah kecelakaan pesawat ketika aku hendak berlibur ke Jepang menemui kekasihku... saat itu a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD